Kabar buruk: jerawat belum tentu hilang pada
akhir masa remaja. Banyak orang dewasa yang sering didatangi noda jelek
tak diundang ini. Kabar baik: sepuluh tips ini dapat membantu Anda
mengendalikan jerawat.
1. Tidurlah Lebih Lama
Kulit Anda mengalami regenerasi saat tidur. Jadi, tidurlah! Agar tubuh Anda dapat melakukan tugasnya.
Gunakan produk berbasis benzoil peroksida. Senyawa ini membunuh bakteri. Mintalah nasihat dari apoteker.
Jika sering mengalami radang, dokter dapat meresepkan antibiotik atau bahkan kortison untuk mencegah jerawat merah yang membengkak.
Tempelkan es batu pada daerah yang terinfeksi selama tiga puluh detik. Kemudian, gunakan kapas yang direndam dalam tetes mata dan tekan dengan lembut selama tiga menit. Paduan es dan tetes mata itu akan menyempitkan pembuluh darah kecil di bawah kulit sehingga mengurangi kemerahan dan iritasi.
Jika terdapat jerawat di dahi, gunakan poni untuk menutupinya.
Untuk menutupi serangan jerawat, tidak ada gunanya menggunakan riasan tebal. Cobalah gel mattifying, alas bedak, concealer (dengan menggunakan kuas), dan bedak bernuansa agak kekuningan.
Jangan sekali-kali memencet jerawat. Jangan. Jangan!
Sangat mungkin sebagian besar orang yang Anda temui bahkan tidak menyadari keberadaan jerawat itu. Jadi, jangan menarik perhatian mereka dengan mengatakan: “Jerawatku sungguh parah. Aku pasti terlihat jelek. Jangan lihat wajahku!”
Tahukah Anda bahwa mengonsumsi produk susu dapat menyebabkan serangan jerawat? Apakah Anda sudah cukup mengonsumsi makanan kaya vitamin A, seperti lada, wortel, dan tomat? Untuk mengusir jerawat selamanya, kadang Anda perlu berkonsultasi dengan ahli gizi.







0 komentar:
Posting Komentar